Ads 720 x 90

Ini dia pengertian kesehataan dari berbagai sumber

Pengertian Kesehatan – Kesehatan Adaah suatu Hal yang Penting di dunia. Apala arti semua tanpa adanya kesehatan. Kesehatan Tidakn ya sehat secara Tubuh saja melainkan Sehat secara Rohani, sehat secara Jiwa, Lingkungan , Sosial dan Sehat Secara Keuangan.

Untuk Menjabarkan Tentang Pengertian Dari Kesehatan Bisa Melihat artikel yang ada di bawah Ini.

Setiap orang di dunia pasti sudah pernah mendengar dan menggunakan istilah kesehatan dalam percakapan sehari – hari mereka. Meskipun begitu, dari sekian banyak orang yang pernah menggunakan istilah ini, pasti tidak semuanya mengetahui apa arti kata kesehatan yang sebenarnya. Beberapa orang sering kali mengartikan kesehatan dengan kata sehat. Padahal jika diartikan secara gamblang, kedua istilah ini memiliki arti yang berbeda.

Lantas apa sih sebenarnya kesehatan itu? Istilah kesehatan biasanya merujuk kepada kondisi tubuh yang sehat. Istilah kesehatan merupakan pengembangan dari istilah atau pun kata sehat yang artinya adalah terbebas dari penyakit.

Pengertian Kesehatan Menurut badan kesehatan dunia (  WHO )

Pengertian Kesehatan menurut wikipedia adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Sedangkan Pengertian KesehatanmenurutOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1948  menyebutkan bahwa pengertian kesehatan adalah sebagai “suatu keadaan fisik, mental, dan sosial kesejahteraan dan bukan hanya ketiadaan penyakit atau kelemahan”

Pada tahun 1986, WHO, dalam Piagam Ottawa untuk Promosi Kesehatan, mengatakan bahwa pengertian kesehatan adalah “sumber daya bagi kehidupan sehari-hari, bukan tujuan hidup Kesehatan adalah konsep positif menekankan sumber daya sosial dan pribadi, serta kemampuan fisik.

Pengertian Kesehatan Menurut Undang-Undang Kesehatan Republik Indonesia

Dalam Undang-Undang ini yang pengertian kesehatan adalah:


  • Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.



  • Upaya kesehatan adalah setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah dan atau masyarakat.



  • Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan.



  • Sarana kesehatan adalah tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan.



  • Kesehatan adalah sesuatu yang sangat berguna



  • Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penaggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan termasuk kehamilan dan persalinan.



  • Pendidikan kesehatan adalah proses membantu sesorang, dengan bertindak secara sendiri-sendiri ataupun secara kolektif, untuk membuat keputusan berdasarkan pengetahuan mengenai hal-hal yang memengaruhi kesehatan pribadinya dan orang lain.


Definisiyang bahkan lebih sederhana diajukan oleh Larry Green dan para koleganya yang menulis bahwa pendidikan kesehatan adalah kombinasi pengalaman belajar yang dirancang untuk mempermudahadaptasi sukarela terhadap perilaku yang kondusif bagi kesehatan.

Data terakhir menunjukkan bahwa saat ini lebih dari 80 persen rakyat Indonesia tidak mampu mendapatjaminan kesehatan dari lembaga atau perusahaan di bidang pemeliharaan kesehatan, seperti Akses, Taspen, dan Jamsostek.

Golongan masyarakat yang dianggap ‘teranaktirikan’ dalam hal jaminan kesehatan adalah mereka dari golongan masyarakat kecil dan pedagang. Dalam pelayanan kesehatan, masalah ini menjadi lebih pelik, berhubung dalam manajemen pelayanan kesehatan tidak saja terkait beberapa kelompok manusia, tetapi juga sifat yang khusus dari pelayanan kesehatan itu sendiri

Aspek-Aspek Dalam Kesehatan

Jenis Kesehatan harus mengacu pada beberapa Aspek dan Pada dasarnya kesehatan itu meliputi empat aspek, antara lain :

A. Kesehatan fisik terwujud apabila sesorang tidak merasa dan mengeluh sakit atau tidak adanya keluhan dan memang secara objektif tidak tampak sakit. Semua organ tubuh berfungsi normal atau tidak mengalami gangguan.

Kesehatan tubuh merupakan kesehatan yang dinilai dari kondisi fisik seseorang. Istiah kesehatan fisik berkaitan erat dengan masalah – masalah fisik seperti terbebas dari luka atau pun terbebas dari penyakit yang tampak (baik penyakit luar mau pun penyakit dalam).

Untuk bisa mendapatkan kesehatan fisik, manusia hanya perlu melakukan dua hal yaitu olah raga, menjaga pola makan, serta menjaga kesehatan mental. Aktivitas olah raga dapat membuat tubuh menjadi jauh lebih sehat dan kuat, sedangkan menjaga pola makan dapat menghindarkan tubuh dari berbagai macam penyakit yang mungkin timbul.

B. Kesehatan mental (jiwa) mencakup 3 komponen, yakni pikiran, emosional, dan spiritual.

- Pikiran sehat tercermin dari cara berpikir atau jalan pikiran.
- Emosional sehat tercermin dari kemampuan seseorang untuk mengekspresikan emosinya, misalnya takut, gembira, kuatir, sedih dan sebagainya.
- Spiritual sehat tercermin dari cara seseorang dalam mengekspresikan rasa syukur, pujian, kepercayaan dan sebagainya terhadap sesuatu di luar alam fana ini, yakni Tuhan Yang Maha Kuasa. Misalnya sehat spiritual dapat dilihat dari praktik keagamaan seseorang. Dengan perkataan lain, sehat spiritual adalah keadaan dimana seseorang menjalankan ibadah dan semua aturan-aturan agama yang dianutnya.

Kesehatan mental merupakan kesehatan yang dinilai dari kondisi jiwa atau pun mental seseorang.  Istilah kesehatan mental sangat erat kaitannya dengan masalah stress dan masalah – masalah terkait pikiran lainnya.

Berbeda dengan kesehata fisik yang cenderung mudah untuk diraih / didapatkan, kesehatan mental cenderung lebih sulit untuk diraih. Mental yang sehat biasanya hanya bisa didapatkan oleh orang – orang yang memiliki kestabilan emosi, keseimbangan jiwa, serta tidak terlalu banyak memikirkan permasalahan. Untuk mendapatkan kestabilan dan keseimbangan jiwa dan emosi sendiri, manusia membutuhkan tubuh yang sehat dan juga hati yang bersih (bersih dari sifat dengki, sirik, dendam, dan berbagai sifat buruk lainnya).

C. Kesehatan sosial terwujud apabila seseorang mampu berhubungan dengan orang lain atau kelompok lain secara baik, tanpa membedakan ras, suku, agama atau kepercayan, status sosial, ekonomi, politik, dan sebagainya, serta saling toleran dan menghargai.

Sudah lebih paham tentang sehat secara fisik dan sudah mulai menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari anda? Memang kesehatan di atas segalanya bukan ?

Okay, mari kita lanjutkan dengan SEHAT secara SOSIAL. Dibandingkan dengan istilah sehat secara fisik maupun istilah sehat secara emosi/mental maka istilah sehat secara sosial tidak terlalu populer.

Mengapa ? Kalau sehat secara fisik dan mental lebih mengarah pada inidividu atau pribadi maka sehat secara sosial mencakup keadaan yang lebih luas yaitu lingkungan hidup  dan lingkungan sosial seseorang. Membuat definisi sehat secara fisik/mental lebih mudah dibandingkan membuat definisi sehat secara sosial.

Masyarakat yang sehat secara sosial merujuk pada  suatu keadaan dimana orang2 di dalam masyarakat tersebut mempunyai kesempatan yang sama terhadap semua akses yang menuju kepada kehidupan yang lebih baik (penyebaran kekayaan yang rata, kesempatan untuk berkarya yang tidak terlalu berbeda, perlindungan hukum yang sama dan masih banyak hal lain).

Individu yang sehat secara sosial adalah seseorang yang mudah  bergaul  dengan masyarakat di sekelilingnya, seseorang yang bisa menerima keadaan dirinya dalam lingkungan tersebut dan seseorang yang bisa menerima segala peraturan yang berlaku dalam masyarakat itu dengan baik.

Individu yang sehat secara sosial tentu saja hidup dalam sebuah lingkungan ekonomi dan sosial yang sehat pula.  Kedua faktor ini amat penting. Banyak sekali penyakit degeneratip dapat dihubungkan dengan kedua keadaan tersebut. Penyakit Jantung  dan Diabetes Mellitus II berhubungan erat dengan kondisi sosial, kondisi ekonomi bahkan kondisi politik setempat.

Individu yang sehat secara sosial sesungguhnya adalah seorang yang mudah beradaptasi terhadap lingkungannya dan bisa menerima lingkungannya dengan baik.

Faktor2 berikut berhubungan erat dengan kesehatan sosial sesorang :


  • status pekerjaan dan penghasilan
  • tingkat pendidikan dan kemampuan berkarya
  • lingkungan sosial dan kehidupannya sehari-hari
  • lingkungan  fisik
  • perkembangan kehidupan yang sehat  sejak dalam kandungan
  • perkembangan kehidupan sejak bayi
  • pelayanan kesehatan setempat
  • fasilitas rekreasi dan kebugaan setempat
  • dan masih banyak lagi……..

Sehat secara sosial mencakup begitu banyak hal dan pemerintah mempunyai andil besar dalam hal membentuk  masyarakat sehat secara sosial.

Keadaan yang kurang atau tidak sehat timbul karena lingkungan dimana seseorang hidup, bertumbuh, bekerja dan menjadi tua merupakan lingkungan yang menuju ke keadaan sakit. Kondisi dimana orang hidup dan mati ternyata berhubungan erat dengan kekuatan politik, sosial dan ekonomi dalam kehidupannya.

Menyadari ini semua , apa yang sebaiknya kita lakukan ? Semua ingin sehat secara fisik, sehat secara emosi/mental dan tentu saja sehat secara sosial. Sekarang kita tahu, ada begitu banyak  faktor  berhubungan dengan sehat secara sosial, bahkan beberapa di luar kemampuan kita.

D. Kesehatan dari aspek ekonomi terlihat bila seseorang (dewasa) produktif, dalam arti mempunyai kegiatan yang menghasilkan sesuatu yang dapat menyokong terhadap hidupnya sendiri atau keluarganya secara finansial.

Bagi mereka yang belum dewasa (siswa atau mahasiswa) dan usia lanjut (pensiunan), dengan sendirinya batasan ini tidak berlaku. Oleh sebab itu, bagi kelompok tersebut, yang berlaku adalah produktif secara sosial, yakni mempunyai kegiatan yang berguna bagi kehidupan mereka nanti, misalnya berprestasi bagi siswa atau mahasiswa, dan kegiatan sosial, keagamaan, atau pelayanan kemasyarakatan lainnya bagi usia lanjut.

Tujuan Kesehatan Dalam Segala Aspek

Salah satu tujuan nasional adalah memajukan kesejahteraan bangsa, yang berarti memenuhi kebutuhan dasar manusia, yaitu pangan, sandang, pangan, pendidikan, kesehatan, lapangan kerja dan ketenteraman hidup. Tujuan pembangunan kesehatan adalah tercapainya kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk, jadi tanggung jawab untuk terwujudnya derajat kesehatan yang optimal berada di tangan seluruh masyarakat Indonesia, pemerintah dan swasta bersama-sama.

Tujuan dan Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan

Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan dapat dibagi menjadi dua, secara umum dan secara khusus. Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungansecara umum, antara lain:

- Melakukan koreksi atau perbaikan terhadap segala bahaya dan ancaman pada kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
- Melakukan usaha pencegahan dengan cara mengatur sumber-sumber lingkungan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
- Melakukan kerja sama dan menerapkan program terpadu di antara masyarakat dan institusi pemerintah serta lembaga nonpemerintah dalam menghadapi bencana alam atau wabah penyakit menular.

Adapun tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan secara khusus meliputi usaha-usaha perbaikan atau pengendalian terhadap lingkungan hidup manusia, yang di antaranya berupa:

  • Menyediakan air bersih yang cukup dan memenuhi persyaratan kesehatan.
  • Makanan dan minuman yang diproduksi dalam skala besar dan dikonsumsi secara luas oleh masyarakat.
  • Pencemaran udara akibat sisa pembakaran BBM, batubara, kebakaran hutan, dan gas beracun yang berbahaya bagi kesehatan dan makhluk hidup lain dan menjadi penyebab terjadinya perubahan ekosistem.
  • Limbah cair dan padat yang berasal dari rumah tangga, pertanian, peternakan, industri, rumah sakit, dan lain-lain.
  • Kontrol terhadap arthropoda dan rodent yang menjadi vektor penyakit dan cara memutuskan rantai penularan penyakitnya.
  • Perumahan dan bangunan yang layak huni dan memenuhi syarat kesehatan.
  • Kebisingan, radiasi, dan kesehatan kerja.
  • Survei sanitasi untuk perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program kesehatan lingkungan
  • Tujuan Pembangunan Kesehatan
  • Untuk jangka panjang pembangunan bidang kesehatan diarahkan untuk tercapainya tujuan utama sebagai berikut:
  • Peningkatan kemampuan masyarakat untuk menolong dirinya sendiri dalam bidang kesehatan.
  • Perbaikan mutu lingkungan hidup yang dapat menjamin kesehatan.
  • Peningkatan status gizi masyarakat.
  • Pengurangan kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas).
  • Pengembangan keluarga sehat sejahtera, dengan makin diterimanya norma keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera.

Dasar-Dasar Pembangunan Kesehatan

Dasar-dasar pembangunan nasional di bidang kesehatan adalah sebagai berikut:

Semua warga negara berhak memperoleh derajat kesehatan yang optimal agar dapat bekerja dan hidup layak sesuai dengan martabat manusia.

Pemerintah dan masyarakat bertanggung jawab dalam memelihara dan mempertinggi derajat kesehatan rakyat.

Penyelenggaraan upaya kesehatan diatur oleh pemerintah dan dilakukan secara serasi dan seimbang oleh pemerintah dan masyarakat.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter