BLANTERWISDOM101

5 Cara Dan Waktu Yang Tepat Memberikan ASI Untuk Bayi

Tuesday, September 24, 2019

zafahealthy.com - Bayi membutuhkan asupan gizi yang banyak untuk pertumbuhan serta perkembangannya. Sumber gizi utama bayi ialah ASI (Air Susu Ibu). Dengan mengonsumsi ASI, nantinya sang buah hati akan tumbuh dengan baik sampai ia bisa mengonsumsi jenis makanan lainnya. Kebanyakan ibu memiliki kebiasaan yang berbeda dalam memberikan ASI ke bayinya. Menurut anda, bagaimana cara memberikan ASI yang benar? dan kapan waktu yang tepat dalam memberikan ASI ke bayi?

Mungkin sebagian besar ibu tidak sulit untuk menjawab pertanyaan ini, namun masih ada saja ibu yang masih bingung dan khawatir dalam memberikan ASI-nya ke bayi mereka. Khususnya bagi wanita yang baru saja menjadi ibu. Mereka masih belum mempunyai pengalaman menjadi seorang ibu. Maka tidak heran jika banyak ibu akan memperhitungkan dengan teliti dalam menyusui bayinya dan juga waktu yang tepat agar si buah hati tidak rewel dan merasa kenyang.

Pada umumnya, pemberian ASI memiliki perbedaan terhadap umur si buah hati. Misalnya, bayi yang baru lahir pasti membutuhkan asupan ASI yang banyak karena dia belum bisa mengonsumsi makanan lainnya. Pemberian ASI pada bayi yang berumur 0-6 bulan pun menjadi momen yang penting dalam hal pemberian ASI untuk si buah hati. Cara serta posisi dalam pemberian ASI juga harus diperhatikan, karena jika salah akan membuat si bayi tidak nyaman.

Kesalahan dalam memberikan ASI terhadap bayi dapat mengakibatkan hal buruk bagi tumbuh kembangnya. Misalnya, bolehkah menyusui bayi sambil tiduran di samping bayi? Cara menyusui seperti ini sempat menjadi pro dan kontra diantara ibu-ibu. Hal ini disebabkan karena kemungkinan si bayi tidak bisa bernafas karena posisi ibu ketiduran dengan posisi menindih hidung si bayi dan akan berdampak fatal. Lalu bagaimana si ibu harus bersikap? Ada beberapa tips yang bisa ibu lakukan dan dianjurkan demi si buah hati. Simak penjelasannya berikut ini.

5 Cara Dan Waktu Yang Tepat Memberikan ASI Untuk Bayi

1. Posisi Sangat Menentukan
Kalau sang ibu merasa nyaman, pemberian ASI akan berjalan dengan lancar. Maka dari itu sang ibu coba cari posisi duduk yang enak dan santai. Setelah itu dekatkan sang buah hati berdekatan dengan payudara. Pertama-tama gendong sang anak dengan lembut kemudian posisikan bagian hidungnya berdekatan dengan puting si ibu.

Disini juga si ibu juga harus memperhatikan badan dan kepala bayi lurus dan tidak dalam kondisi tertekuk. Hal ini juga berpengaruh terhadap saat sang buah minum ASI tidak terhambat. Sedangkan untuk posisi leher, punggung, dan bahunya harus selalu disangga dengan baik menggunakan tangan ibu atau bisa ditempatkan pada bantal khusus untuk menyusui bayi.

2. Menarik Minat Bayi
Pada umumnya si ibu akan menyodorkan langsung payudaranya ke bayi. Tapi tahukah anda? setelah mendapatkan posisi yang enak untuk menyusui, jangan langsung menyusui si bayi, namun menggosok-gosokan puting payudara di pipi dan mulut si bayi. Hal ini bisa memancing perhatian dan daya penciuman si bayi. Selain itu juga si ibu bisa memeras sedikit ASI agar si bayi mau dan terdorong untuk minum susu.

3. Bantu Bayi Ketika Mengisap ASI
Saat bayi mulai mengisap ASI jangan melihat saja, namun cobalah ibu menawarkan puting dengan cepat tapi jangan terburu-buru juga. Berikan secara lembut dan targetkan pada bawah bibirnya. Angkat sedikit kepala si bayi agar posisi dagunya sedikit mengarah ke atas. Kemudian setelah itu ketika bayi sudah menyentuh puting si ibu, ia sendiri akan otomatis menurunkan rahangnya agar puting ibu dapat selanjutnya dimasukkan dan menyentuh langit-langit mulut si bayi.

4. Membantu Bayi Seterusnya
Supaya ASI bisa dihisap dengan lancar, ibu bisa menggunakan jari telunjuk dan jari tengah membentuk angka 2 tepat diantara puting. Upayakan agar jari jangan menyentuh bagian areola. Ibu juga bisa melakukan pijatan perlahan-lahan di payudara agar ASI bisa keluar dengan lancar.

5. Tahu Kapan Waktunya Berhenti
Banyak ibu yang tidak tahu kapan berhenti memberikan ASI kepada bayinya. Apakah ketika bayi tertidur atau sudah malas untuk mengisap ASI lagi? Tidak heran jika banyak ibu yang khawatir apakah si bayi sudah kenyang atau belum. Sebenarnya durasi menyusui itu berlangsung kurang lebih 20-30 menit. Pada bayi yang sudah mahir dan terbiasa mungkin dapat selesai 10-15 menit.

Jika bayi tertidur, 40 menit sering dijadikan sebagai patokan yang normal. Maka sesi kurang dari 10 dan lebih dari 40 menit bisa dijadikan pertanda, jika proses menyusui tidak lancar. Ibu bisa mengganti payudara kanan dengan kiri atau sebaliknya.

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Memberikan ASI

Sebenarnya tidak ada ketentuan tentang seberapa sering atau seberapa lama ibu dalam menyusui bayinya. Pada awalnya, bayi sendiri membutuhkan ASI sekitar 2 sampai 3 jam pada awal kelahirannya. Pada masa awal ini bayi juga akan mengisap ASI kurang lebih 5-10 menit untuk setiap payudara. Namun sebentar atau lamanya itu tergantung si bayi.

Namun perlu diingat juga bahwa lambung bayi yang baru lahir itu sangat kecil. Oleh karena itu bayi akan mengisap ASI sedikit demi sedikit. Maka biarkan si bayi mengatur sendiri kapan ia akan menyusu.

sumber:mastimon.com
Baca Juga
Share This :
Fauki Zafa

Sehat itu bukan suatu kemewahan. Sehat itu murah tetapi menjadi mahal ketika sehat telah berubah menjadi sakit.

0 comments